Gelombang 3 Penerimaan Murid Baru MI Al-Adzkar Islamic Full Day School

Alhamdulillah, MI Al-Adzkar Islamic Full Day School kembali membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Gelombang 3 Tahun Pelajaran 2026-2027. Kesempatan emas bagi Ayah dan Bunda yang ingin memberikan pendidikan terbaik bagi putra-putrinya dengan perpaduan iman, ilmu, dan akhlak mulia.

🌿 Mengapa Memilih MI Al-Adzkar?

MI Al-Adzkar hadir sebagai madrasah yang mengintegrasikan pendidikan umum dan nilai-nilai ajaran Islam dalam sistem Full Day School, sehingga peserta didik tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam karakter dan spiritual.

✨ Keunggulan Program:

✅ Kurikulum Diknas dan Islamic Integrated
✅ Program Tahfidz Al-Qur’an
✅ Pembiasaan ibadah dan akhlak Islami
✅ Ekstrakurikuler sesuai bakat dan minat
✅ Lingkungan islami, nyaman, dan kondusif karena merupakan sekolah dengan predikat Sekolah Adiwiyata


“Dengan Iman dan Ilmu Hidup Jadi Lebih Bermakna”

🌿 Mencetak Generasi Qurani yang Berakhlak Mulia

Sudah menjadi agenda kegiatan di MI Al-Adzkar Islamic Full Day School untuk menggelar prosesi Wisuda Tahfizh dan Al-Quran dengan penuh khidmat dan kebanggaan. Pada momen istimewa ini, siswa-siswi berhasil menuntaskan hafalan Juz 30 dan Juz 29, bahkan sebagian telah menyelesaikan hafalan Al-Quran secara lebih luas. Wisuda ini menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam membentuk generasi Qurani yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai keislaman.

Hafalan Juz 30 (Juz ‘Amma) menjadi fondasi awal dalam membangun kecintaan terhadap Al-Quran. Sementara itu, hafalan Juz 29 menunjukkan peningkatan kualitas dan konsistensi muroja’ah (pengulangan hafalan) yang lebih matang.

Tentu saja kunci keberhasilan ini tidak lepas dari:

  1. Program tahfizh terstruktur setiap hari
  2. Bimbingan guru tahfizh yang sabar dan profesional
  3. Dukungan penuh dari orang tua
  4. Pembiasaan muroja’ah rutin di sekolah dan di rumah

Melalui proses yang disiplin dan penuh kesungguhan, alhamdulillah para siswa mampu menyetorkan hafalan dengan tajwid dan makhraj yang baik.

📖 Proses Wisuda Tahfizh dan Al-Quran

Prosesi wisuda berlangsung dengan suasana haru dan penuh rasa syukur. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh perwakilan siswa, dilanjutkan dengan sambutan dari kepala sekolah dan dewan guru.

Para wisudawan dan wisudawati tampil anggun dan penuh percaya diri mengenakan busana putih yang melambangkan kesucian dan ketulusan hati dalam menghafal Kalamullah. Di tangan mereka tersemat sertifikat penghargaan dan mushaf Al-Quran sebagai simbol perjuangan dan ketekunan selama proses menghafal.

Setiap wisudawan dipanggil satu per satu untuk menerima:

  1. Sertifikat kelulusan tahfizh
  2. Medali penghargaan
  3. Selempang wisudawan tahfizh

Tentu saja momentum ini menjadi kebanggaan tersendiri, baik bagi siswa maupun orang tua yang hadir menyaksikan langsung pencapaian putra-putrinya.

Wisuda Tahfizh bukanlah akhir dari perjalanan menghafal Al-Quran, melainkan awal dari tanggung jawab untuk menjaga dan mengamalkan hafalan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan melahirkan lulusan wisuda dan wisudawati hafizh dan hafizhah, MI Al-Adzkar Islamic Full Day School berharap para lulusan dapat:

  1. Menjadi teladan dalam akhlak dan ibadah
  2. Terus menambah hafalan Al-Quran
  3. Mengamalkan nilai-nilai Qurani di lingkungan keluarga dan masyarakat

Semoga keberkahan Al-Quran senantiasa menyertai langkah para wisudawan dan wisudawati, serta menjadikan mereka generasi yang membanggakan agama, orang tua, dan bangsa.

Barakallahu fiikum, para Hafizh dan Hafizhah MI Al-Adzkar


Menumbuhkan Generasi Berkarakter Melalui Parade Budaya MI Al-Adzkar

Parade Budaya MI Al-Adzkar: Menguatkan Iman, Ilmu, dan Identitas Bangsa

Selain mengagendakan wisuda tahfiz dan Al-Quran, MI Al-Adzkar juga melaksanakan kegiatan inspiratif dan penuh warna melalui Parade Budaya pada tahun 2024. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menanamkan kecintaan terhadap budaya Nusantara kepada peserta didik sejak usia sekolah dasar. Dengan mengusung semangat persatuan dalam keberagaman, acara ini dirancang sebagai wadah ekspresi seni sekaligus ajang edukatif bagi seluruh warga sekolah dan masyarakat.

Ragam Kegiatan: Pentas Seni dan Bazar

  1. Pentas Seni
    • Para siswa akan menampilkan berbagai pertunjukan seni tradisional dari beragam daerah di Indonesia. Mulai dari tarian daerah, busana adat, pertunjukan musik tradisional, hingga penampilan kreatif lainnya yang mencerminkan kekayaan budaya Nusantara.
    • Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar mengenal budaya, tetapi juga mengembangkan rasa percaya diri, kerja sama, tanggung jawab, serta kreativitas.
  2. Bazar
    • Selain pentas seni, acara ini juga dimeriahkan dengan bazar yang menghadirkan berbagai produk menarik. Bazar menjadi sarana pembelajaran kewirausahaan sekaligus ajang silaturahmi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat.

Menanamkan Nilai Karakter dan Cinta Tanah Air

Parade Budaya tidak sekadar perayaan, tetapi juga bagian dari pembelajaran bermakna. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk:

  1. mengenal dan menghargai keberagaman budaya Indonesia
  2. menumbuhkan sikap toleransi dan persatuan
  3. melestarikan warisan budaya bangsa
  4. mengembangkan keterampilan sosial dan kreativitas

Kegiatan ini juga didukung oleh berbagai sponsor yang turut berkontribusi dalam menyukseskan acara, menunjukkan kolaborasi positif antara lembaga pendidikan dan mitra masyarakat.

Pentas seni menjadi puncak kemeriahan Parade Budaya 2024. Pada momen ini siswa menampilkan berbagai pertunjukan yang mencerminkan kekayaan budaya Indonesia, baik dalam bentuk tarian tradisional maupun permainan tradisional.

🎭 Tarian Tradisional

Siswa akan mengenakan busana adat dari berbagai daerah dan membawakan tarian tradisional dengan penuh semangat dan percaya diri. Tarian-tarian ini tidak hanya pertunjukan, tetapi juga sarana pembelajaran tentang makna gerak, irama, serta nilai filosofis di balik setiap budaya suatu daerah.

Melalui tarian tradisional, siswa belajar tentang:

  1. kekayaan seni gerak dan musik Nusantara
  2. nilai kebersamaan dan kekompakan
  3. rasa bangga terhadap budaya bangsa
  4. disiplin dan tanggung jawab dalam berlatih

🎲 Permainan Tradisional

Selain tarian, juga menghadirkan demonstrasi dan praktik permainan tradisional. Permainan seperti engklek, congklak, egrang, atau kaulinan barudak khas suatu daerah menjadi bagian dari upaya melestarikan warisan budaya yang mulai jarang dimainkan.

Seperti halnya tarian tradisional, melalui permainan tradisional juga terdapat penerapan nilai-nilai karakter, yaituu:

  1. melatih kerja sama dan sportivitas
  2. mengembangkan ketangkasan dan koordinasi motorik
  3. menumbuhkan kejujuran serta kebersamaan
  4. engurangi ketergantungan pada permainan digital

Parade Budaya merupakan wujud nyata komitmen sekolah dalam menanamkan kecintaan terhadap budaya Nusantara sejak dini. Melalui pentas seni yang menampilkan tarian tradisional dan permainan tradisional, serta didukung kegiatan bazar, siswa tidak hanya belajar tentang keberagaman budaya, tetapi juga mengembangkan karakter, kreativitas, kerja sama, dan rasa percaya diri.

Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran yang bermakna, menyenangkan, dan penuh nilai, sekaligus mempererat hubungan antara sekolah, orang tua, dan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, melalui Parade Budaya MI Al-Adzkar diharapkan mampu melahirkan generasi yang berakhlak mulia, bangga terhadap identitas bangsa, serta siap melestarikan budaya Indonesia di masa depan.

🌿 MI Al-Adzkar Peduli: Menebar Kebaikan untuk Korban Banjir Sumatra dan Longsor Pasir Langu

Sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya menanamkan ilmu pengetahuan tetapi juga nilai-nilai kepedulian sosial, MI Al-Adzkar Islamic Full Day School kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan. Melalui gerakan MI Al-Adzkar Peduli, keluarga besar madrasah menyalurkan donasi untuk para korban bencana banjir di Sumatra serta korban longsor di kawasan Pasir Langu.

🤝 Solidaritas untuk Korban Banjir di Sumatra

Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra mengundang empati dari berbagai pihak, termasuk keluarga besar MI Al-Adzkar. Dengan semangat ukhuwah Islamiyah, para guru, siswa, dan wali murid berpartisipasi dalam penggalangan dana dan bantuan kebutuhan pokok.

🌄 Aksi Nyata untuk Korban Longsor Pasir Langu

Tidak hanya untuk korban banjir di luar daerah, MI Al-Adzkar juga bergerak cepat membantu korban longsor di Pasir Langu, wilayah yang berada tidak jauh dari lingkungan madrasah. Para perwakilan guru terjun langsung ke lokasi untuk menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga terdampak.


Mari jadikan setiap langkah pendidikan sebagai pijakan menuju masa depan yang gemilang. Bersama MI Al-Adzkar Islamic Full Day School, tumbuhkan generasi Qurani yang berprestasi, berkarakter, dan bangga terhadap budayanya.

Gelombang 3 telah dibuka—saatnya bergabung dan menjadi bagian dari perjalanan hebat putra-putri Ayah/Bunda!

Next

Author

Rani Setiani Purnawangsih

Guru yang satu ini hobi menulis dan membaca. Di awal kelulusan, perhatiannya sempat terfokus pada dunia editing naskah buku umum Islami dan proofreader untuk bacaan kategori anak di dua perusahaan penerbitan di kota Bandung dari awal 2010 hingga 2017, sebelum akhirnya kembali memutuskan ke dunia pendidikan sebagai tenaga pengajar di salah satu sekolah full day di Bandung Barat. Selain itu, hobinya menulis menjadikannya untuk terus belajar membuat karya dalam sebuah buku. Buku solo pun sudah berhasil diterbitkannya dan 5 buku antalogi.

Tinggalkan Balasan

Februari 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728